Ads Top

Diferensiasi Sosial

a. Pengertian Diferensiasi Sosial
Diferensiasi sosial berasal dari bahasa Inggris difference, yang artinya perbedaan. Secara istilah, diferensiasi sosial adalah pembedaan anggota masyarakat ke dalam golongan-golongan secara horizontal (tidak memandang perbedaan lapisan).
b. Bentuk Diferensiasi Sosial
1) Diferensiasi sosial berdasarkan ras.
Menurut Horton dan Hunt, ras adalah suatu kelompok manusia yang agak berbeda dengan kelompok-kelompok lainnnya dalam segi ciri fisik bawaan. Pengertian lain Ras merupakan penggolongan manusia berdasarkan ciri-ciri fisik-biologis manusia dengan kecenderungan yang besar. Ciri fisik: Fenotipe (tampak luar):
a. Kualitatif: warna kulit, warna dan bentuk rambut, warna dan bentuk mata.
b. Kuantitatif: tinggi dan berat badan, ukuran kepala, ukuran hidung, dan lain-lain.
Manusia dari seluruh dunia dapat diklasifikasikan ke dalam tiga ras utama, yaitu kaukasoid, mongoloid, dan negroid.
2) Diferensiasi sosial berdasarkan suku bangsa/etnis.
Suku bangsa adalah golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan kesatuan kebudayaan yang sering dikuatkan dengan kesatuan bahasa.
3) Diferensiasi sosial berdasarkan agama.
Agama merupakan sistem terpadu terdiri atas keyakinan dan praktik, berhubungan dengan sesuatu yang dianggap sacred (suci/sakral) menyatukan pengikutnya ke dalam suatu komunitas moral yang disebut umat. Sesuatu yang sakral disebut TUHAN (God, Allah, Elia, Devon, Deva, Devi, dst.). Diferensisasi agama merupakan diferensiasi custom. Menurut Emile Durkheim, agama adalah sistem terpadu yang terdiri atas kepercayaan dan praktik yang berhubungan dengan hal-hal suci. Kepercayaan dan praktik tersebut mempersatukan. orang yang beriman (mempercayai agama tersebut) ke dalam suatu komunitas moral yang disebut umat.
4) Diferensiasi sosial berdasarkan profesi.
Profesi merupakan pekerjaan yang untuk dapat melaksanakannya memerlukan keahlian. Misalnya: guru, dokter, jurnalis, artis, penyiar radio, penyiar televisi, ahli komputer, designer, politikus, perawat, birokrat, militer, pengusaha, pedagang, dan sebagainya. Diferensiasi profesi merupakan diferensiasi fungsi.
5) Diferensiasi sosial berdasarkan jenis kelamin.
Jenis kelamin merupakan pembedaan antara laki-laki dengan perempuan berdasarkan ciri fisik biologi tidak dapat dipertukarkan.
Gender merupakan pembedaan antara laki-laki dengan perempuan berdasarkan ciri-ciri sosial dan yang sebenarnya dapat dipertukarkan, karena diperoleh melalui proses belajar. Misalnya perempuan bekerja di dalam rumah, dan laki-laki bekerja di luar rumah. Maka, jenis kelamin (seks) merupakan pembedaan berdasarkan konstruksi biologis, sedangkan gender berdasarkan konstruksi sosial dan budaya, yang sering dikuatkan oleh ajaran agama.

Referensi:
Sunarto, Kamanto. 1993. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE – UI.
Richard Osborne & Borin Van Loon. 1996. Mengenal Sosiologi For Beginner. Bandung: Mizan.
Bacaan Lebih Lanjut
BSE Sosiologi Untuk Kelas X SMA dan MA. Vina Dwi Laning.


No comments:

Powered by Blogger.