Cara Install Aplikasi Dapodikmen 8.3.0

Cara Install Apikasi Dapodikmen 8.3.0. Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa awal tahun 2016, tim Pengembang Dapodik Pusat telah menyelesaikan Upgrade Database Dapodik dari 2.4.3 menjadi 2.4.7b dan Aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.2.3. Aplikasi Dapodik SMA-SMK versi 8.3.0 merupakan suatu langkah teknis dalam rangka penyatuan Aplikasi Dapodikdas dan Dapodikmen berupa penyesuaian pada struktur database, penambahan beberapa fitur dan atribut data baru serta penyempurnaan referensi-referensi. Berikut ini saya sampaikan cara upgrade/install aplikasi Dapodikmen 8.3.0 beserta pemecahan masalah (troubleshooting) seputar instalasi aplikasi dapodimen. Panduan ini merupakan resume dari diskusi grup serta sharing bersama tim pengembang dan sesama operator dapodikmen.

Langkah Pertama – Uninstall aplikasi dapodikmen versi 8.2.3.
Uninstall/Remove/Hapus aplikasi Dapodikmen versi 8.2.3. Dapat menggunakan fasilitas menu Add/Remove pada Control Panel. Hapus juga folder "Dapodik SMA-SMK" yang ada di C:\Program Files. Selanjutnya restart komputer anda.

Tips;
*Untuk menghapus dan membersihkan secara tuntas aplikasi dapodikmen 8.2.3. beserta registry-nya disarankan menggunakan aplikasi tambahan seperti Ccleaner atau Your Uninstalller!
Troubleshooting
Uninstall/Remove/Hapus aplikasi Dapodikmen tidak muncul di Control Panel.
Solusi
Masuk ke folder C:\Program Files (x86)\Dapodik_SMA_SMK\uninst lalu double klik unins000.exe

Langkah Kedua – Download Aplikasi Dapodikmen 8.3.0

Download aplikasi terbaru dapodikmen versi 8.3.0 melalui link berikut http://dapo.dikmen.kemdikbud.go.id/portal/web/laman/download atau langsung menuju http://www.mediafire.com/download/6macc6r3lhsh12t/dapodik_sma-smk_830.exe

Langkah Ketiga – Download Prefill

Masukkan kode registrasi sekolah kemudian kilk GENERATE. Tunggu beberapa saat sampai sistem selesai mengenerate prefill. Setelah selesai klik download untuk mengunduhnya.
Link alternatif untuk melakukan generate prefill
Tips:
Kapasitas prefill normal adalah diatas 1Mb, jika size prefill hanya 1kb berarti gagal. Silahkan download ulang prefil. Pastikan koneksi internet stabil. Jika masih gagal, coba gunakan NPSN.

Langkap Keempat – Install Aplikasi Dapodimen 8.3.0
Untuk menginstall aplikasi Dapodikmen 8.3.0, sama seperti versi-versi sebelumnya. Double klik aplikasi, lanjutkan sampai selesai. Setelah selesai menginstall aplikasi dapodikmen langkah selanjutnya mengkopikan prefill yang telah didownload sebelumnya ke dalam folder C:\prefill_dapodik
Troubleshooting
Muncul peringatan “Aplikasi Dapodik SMA-SMK sudah pernah terinstall. Gunakan Updater memperbarui aplikasi Anda (Jangan di-install ulang sebelum melakukan sinkronisasi, karena dapat menyebabkan data Anda sebelumnya hilang!)
Solusi:
Melalui menu Run (Tombol Wondows+R) ketik regedit lalu Enter. Lakukan pencarian (Ctrl+F) ketik ditjendikdasmen. Jika ditemukan DitjenDikdasmen hapus dengan cara tekan tombol Delete.

Langkah Kelima – Proses Registrasi

Buka Aplikasi Dapodikmen 8.3.0 (disarankan menggunakan browser Google Chrome) lalu klik Registrasi. Isikan data sebagaimana mestinya, setelah selesai klik Simpan. Putuskan koneksi internet selama proses registrasi ini. Setelah selesai anda bisa langsung login aplikasi, pilih Periode Genap / 2015-2016.
Troubleshooting
Muncul peringatan “Prefill tidak ditemukan”
Solusi: Download ulang prefill, lihat langkah ketiga.
Muncul peringatan “Terdeteksi database 2.47b. Sehingga aplikasi tidak dapat dilanjutkan silahkan menghubungi Tim Teknis"
Solusi: Hapus browser history tekan ctrl+shift+delete. Lanjutkan dengan tekan Ctrl+F5.

Langkah Keenam – Perbarui Data
Kilk menu Sekolah, perbarui data profil sekolah (jika ada) lalu Simpan. Perbarui juga pada bagian Data Rinci Sekolah akhiri Simpan.
Klik menu Sarpras. Klik Salin Semua Data Periodik.
Klik menu Peserta Didik. Klik Salin Data Periodik.
Klik menu Rombongan Belajar. Klik Lanjutkan Semester, pilih nama rombel selanjutnya klik Simpan dan Tutup. Ulangi untuk seluruh rombel kelas X, XI, XII.
Langkah Ketujuh – Masukkan Data Pembelajaran

Masih didalam menu Rombongan Belajar, pilih salah satu rombel kemudian klik menu Pembelajaran. Isikan data sesuai dengan SK pembagian tugas mengajar pada semester 2.
Untuk Guru BK klik Tambah pilih Matpel Tambahan kemudian klik Simpan dan Tutup. Cari Matpel Bimbingan dan Konseling/Konselor (BP/BK). Untuk jumlah jam mengajar dikosongkan.
Untuk Guru Agama (Lainnya). Klik Tambah pilih Ekstensi Team Teaching kemudian klik Simpan dan Tutup. Cari matpel (contoh) Pendidikan Agama Katholik.
Troubleshooting
Data Mata Pelajaran di menu Pembelajaran kosong.
Solusi:
Pastikan jenis kurikulum di menu Rombongan Belajar sudah benar. Contoh untuk kurikulum KTSP; SMA KTSP UMUM, SMA KTSP IPA atau SMA KTSP IPS.
Jumlah jam mengajar pada melebihi jam maksimal.
Solusi
Klik Tambah pilih Matpel Wajib klik Simpan dan Tutup. Cari matpel yang ingin ditambahkan jamnya. Antara Matpel Bidang Studi Wajib dengan Matpel Bidang Studi Wajib (tambahan jam), pastikan Kode Mapelnya sama.

Langkah Kedelapan – Sinkron Data
Setelah semua data yang perlu diperbarui selesai, langkah terakhir adalah Validasi Data dan dilanjutkan dengan Sinkronisasi.
Troubleshooting
Muncul Peringatan "Anda hanya dapat melakukan sinkronisasi lagi setelah 5 menit" atau "Token tidak ditemukan"
Solusi:
Artinya server dapodikmen sedang maintenance atau cloud traffic-nya sedang padat. Solusinya tunggu beberapa saat. Sabar sambil minum kopi bersama sahabat.
Jika diperlukan silahkan menghubungi langsung tim ult Dapodikdsmen berikut ini:
Moh. Ikhsan S +6282113280354
Adam Nugraha +6281395454000
Yusuf Rokhmat +6281288040000 
Demikian panduan/cara install aplikasi dapodikmen 8.3.0. Semoga bermanfaat.
Salam Satu Data.

Operator Dapodik Itu Luar Biasa


Operator Dapodik Itu Luar Biasa. Sebagai operator dapodik tanggung jawab kami menjamin kualitas data sekolah yang nantinya akan digunakan sebagai bahan kebijakan pemerintah untuk penyaluran berbagai tunjangan dan bantuan. Meskipun jaminan intensif kami kadangkala terabaikan. Eksistensi kami memang tidak terlalu terlihat karena kami lebih sering bekerja dari belakang layar. Berkutat berpuluh-puluh jam bersama laptop yang sudah kami rasakan perlakuannya melebihi daripada pasangan hidup.
Durasi 24 jam sehari semalem kadang dirasa masih kurang. Apalagi kalau sudah dikejar waktu cut off data, mau gak mau ya kami harus begadang. Tapi bukan seperti begadangnya Bang Haji yang tiada artinya. Begadangnya operator dapodik jelas ada perlunya. Dari mulai entri data, sinkron, verval sampai pada tahap laporan.
Memahami aplikasi dapodik, dibutuhkan kesabaran super ekstra. Bukan hanya karena aplikasinya yang labil, sering berubah fiturnya ketika disinkron. Kayak remaja labil yang kemauannya selalu berubah. Tapi juga harus sabar menghadapi server PDSP (Pusat Data Satuan Pendidikan) yang sering down, ngambek gara-gara diserbu operator seluruh Indonesia. VervalPD & verval PIP itu bikin galau. Segalau proses pengajuan PAK untuk kenaikan pangkat yang ribet banget.
Well, sekalipun dibutuhkan usus sing duowo lan ati sing lapang sebagai operator dapodik, kami bahagia. Bahagia melihat guru-guru tersenyum sumringah membeli barang-barang baru karena tunjangan sertifikasinya cair. Bahagia menjadi jalan bagi siswa kurang mampu mendapatkan subsidi BSM. Bahagia operasional sekolah berjalan dengan baik. Dan yang terpenting adalah bahagia menjadi manfaat bagi banyak orang.

Latah Media Sosial Online

Latah Media Sosial Online - Seringkali kita mendapatkan broadcast informasi yang terkadang validitasnya pun lemah. Si penyebar broadcast tersebut hanya menuliskan “sekadar share dari grup sebelah”, “cuma forward”, “retwit ah”, atau “Eh, berita ini benar gak ya? Saya dapat dari grup sebelah”. Dalam Fikih Sosial Media, hendaknya kita tidak bertindak latah, dahulukan tabayun, tidak ghuluw (berlebihan), seolah tangan terprogram secara otomatis untuk menyebarkan semua informasi yang didapat.
Di tangan orang-orang bodoh,media online dan sosial media jadi alat propaganda kebodohan. Membuat berita bodoh dengan bumbu SARA untuk kemudian disebarkan ke orang-orang bodoh yang malas berpikir lagi bersumbu pendek. Orang-orang bodoh tadi akan share berita bodoh ke orang bodoh lainnya. Orang bodoh lainnya share lagi ke temen-temen bodohnya untuk jadi tambah bodoh. Temen-temen yang bodoh tadi men-share kembali berita bodoh dengan harapan bisa memperbanyak populasi orang bodoh lainnya. Bodoh kok berjamaah?! Latah sosmed bisa melahirkan pribadi-pribadi ‘fasik sosmed’,
Fenomena ‘sesat massal’ ini bisa jadi disebabkan karena:
1. Rendahnya kesadaran untuk menjadi kritis dan cerdas dalam menerima informasi di sosial media begitu rendah.
2. Kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai subjek informasi yang dibagikan di sosial media secara spesifik.
3. Lebih sering tiap individu mengikuti insting, perasaan, dan, secara kasar, rasa kesoktahuannya, dalam mengolah kabar yang diperoleh. Terkadang juga masyarakat mudah sekali dipecahbelahkan karena rasa dengki dan marah.
4. Zaman ini adalah zaman yang mementingkan bahwa semakin cepat kita terlihat update dalam memperoleh informasi, semakin terlihat hebat individu tersebut sehingga jarang seorang individu berpikir dua kali mengenai kebenaran berita yang diperoleh.
5. Kurangnya rasa percaya masyarakat akan sumber yang resmi dan lebih mempercayai sumber dari teman atau saudara.
6. Sedikitnya sumber terverifikasi yang dapat menjamin kebenaran suatu informasi, bahkan mungkin memperbaiki informasi yang salah tersebut. Kalaupun sudah ada pihak yang memberi kejelasan akan suatu kabar, sedikit sekali yang berminat menyebarkannya.
Ingat: Rumor diobral para pembenci, dijalarkan orang-orang bodoh, dan dianggap (sebagai sebuah kebenaran) oleh orang-orang tolol (rumors are carried by haters, spread by fools, and accepted by idiots). Kemarahan (ujaran kebencian atas nama SARA, caci maki, fitnah) online adalah krisis kesehatan publik. Kehidupan dirusak dengan agresi kemarahan (ujaran kebencian atas nama SARA, caci maki, fitnah) online.
Sejatinya, orang-orang yang paling jahat di antara kalian adalah yang ke sana dan ke mari menghamburkan fitnah, orang-orang yang merusak hubungan antar orang yang berkasih sayang, dan orang-orang yang mencari aib pada diri orang-orang yang baik.

MPI Nilai & Norma Sosial

MPI (Multimedia Pembelajaran Interaktif) Materi Nilai dan Norma Sosial Untuk Kelas X Kurikulum KTSP. Setiap manusia memiliki kriteria yang berbeda-beda mengenai baik-buruknya sesuatu. Tidak terkecuali kalian. Pandangan mengenai baik buruknya sesuatu dalam sosiologi dinamakan nilai sosial. Begitu pentingnya nilai bagi masyarakat, maka nilai diaktualisasikan dalam bentuk norma-norma sosial yang dilengkapi dengan sanksi-sanksi bagi pelanggarnya. Nilai dan norma akan selalu ada dalam setiap masyarakat. Hal ini penting karena seperangkat nilai dan norma tersebut berperan dan berfungsi untuk mengatur tata kehidupan setiap anggota masyarakat sebagai makhluk sosial sehingga tercapai suatu bentuk keteraturan yang berlandaskan pada sistem budaya masing-masing.



Mobilitas Sosial


Mobilitas Sosial - Di dalam masyarakat terdapat tingkatan-tingkatan sosial tertentu yang dinamakan pelapisan atau strata. Setiap orang berkesempatan untuk melakukan perpindahan dari strata satu ke strata yang lain. Mobilitas sosial lebih mudah terjadi pada masyarakat terbuka karena lebih memungkinkan untuk berpindah strata. Sebaliknya, pada masyarakat yang sifatnya tertutup kemungkinan untuk pindah strata lebih sulit.
Pengertian Mobilitas Sosial
Di dalam bahasa Indonesia, mobilitas berarti gerak (KBBI : 2001). Oleh karena itu, mobilitas sosial (social mobility) adalah suatu gerak dalam struktur sosial (social structure). Dengan kata lain, mobilitas sosial dapat diartikan sebagai gerak perpindahan dari suatu status sosial ke status sosial yang lain.
Jenis-Jenis Mobilitas Sosial
1.    Mobilitas Sosial Horizontal. Diartikan sebagai suatu peralihan status sosial seseorang atau sekelompok orang dalam lapisan sosial yang sama. Dengan kata lain mobilitas horisontal merupakan peralihan individu atau obyek-obyek sosial lainnya dari suatu kelompok sosial ke kelompok sosial lainnya yang sederajat. Contoh: Pak Jarwo seorang warga negara Amerika Serikat, mengganti kewarganegaraannya dengan kewarganegaraan Indonesia, dalam hal ini mobilitas sosial Pak Amir disebut dengan Mobilitas sosial horizontal karena gerak sosial yang dilakukan Pak Amir tidak merubah status sosialnya.
2.    Mobilitas Sosial Vertikal. Diartikan sebagai suatu peralihan status sosial yang dialami seseorang atau sekelompok orang pada lapisan sosial yang berbeda. Terbagi menjadi dua yaitu mobilitas vertical ke atas (Sosial Climbing) dan mobilitas vertikal ke bawah (Social sinking)
Saluran Mobilitas Sosial Vertikal
Menurut Pitirim A. Sorokin, mobilitas sosial vertikal memiliki saluran-saluran dalam masyarakat. Proses mobilitas sosial vertikal ini disebut social circulation. Berikut ini saluran-saluran terpenting dari mobilitas sosial.
a. Angkatan Bersenjata
b. Lembaga-Lembaga Keagamaan
c. Lembaga-Lembaga Pendidikan
d. Organisasi Politik
e. Organisasi Ekonomi
f. Organisasi Keahlian
3.    Mobilitas Sosial Antargenerasi
Mobilitas sosial antargenerasi ditandai oleh perkembangan atau peningkatan taraf hidup dalam suatu garis keturunan. Mobilitas seperti ini bukan menunjuk pada perkembangan keturunan itu sendiri, melainkan kenaikan kedudukan (status sosial) dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dengan kata lain, mobilitas sosial antargenerasi yaitu perpindahan kedudukan seseorang/anggota masyarakat yang terjadi antara dua generasi atau lebih. Contoh: generasi orang tua (ayah ibu) dengan generasi anak.
Proses Mobilitas Sosial
Terjadinya mobilitas sosial berkaitan erat dengan hal-hal yang dianggap berharga di masyarakat. Oleh karena itu, kepemilikan atas hal-hal tersebut akan menjadikan seseorang menempati posisi atau kedudukan yang lebih tinggi. Akibatnya, dalam masyarakat terdapat penggolongan yang mempengaruhi struktur sosial. Hal-hal tersebut antara lain kekayaan, kekuasaan, kehormatan, dan ilmu pengetahuan. Dalam proses mobilitas sosial terdapat faktor yang mempengaruhi terjadinya mobilitas sosial, yaitu:
1.    Status Sosial
2.    Keadaan Ekonomi
3.    Situasi Politik
4.    Motif-Motif Keagamaan
5.    Masalah Kependudukan
6.    Keinginan Melihat Daerah Lain
Dampak Mobilitas Sosial
Tidak dapat dimungkiri adanya mobilitas sosial mendorong timbulnya perubahan posisi atau kedudukan sosial seseorang dalam masyarakat. Situasi ini tentunya membawa pengaruh tersendiri terhadap sistem pelapisan yang ada. Segala bentuk perubahan menimbulkan dampak bagi masyarakat. Begitu juga dalam proses mobilitas sosial. Jika perubahan kedudukan atau posisi seseorang dapat diterima oleh masyarakat maka akan tercipta kerja sama. Namun, keadaan menjadi berbeda apabila perubahan status atau kedudukan ditolak dan tidak diakui oleh masyarakat. Secara garis besar, dampak dari mobilitas terbagi menjadi dua bentuk umum, yaitu konflik dan penyesuaian.

Referensi:
Sunarto, Kamanto. 1993. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit FE – UI.
Richard Osborne & Borin Van Loon. 1996. Mengenal Sosiologi For Beginner. Bandung: Mizan.
Bacaan Lebih Lanjut
BSE Sosiologi Untuk Kelas XI SMA dan MA. Vina Dwi Laning.



 

© 2016 | Fahdisjro El Besra. All rights resevered. Template by Templateism

Back To Top